Snapdragon dan Exynos: Dua Andalan Samsung, Lebih Baik Mana?
3 min read
Jika kemarin kita sudah membahas fungsi prosesor pada smartphone yang merupakan jantung dari sebuah perangkat termasuk smartphone kamu dan juga perbandingan Snapdragon dan Mediatek, dua dari beberapa prosesor ternama di dunia gadget. Kali ini kita akan membahas lagi perbandingan salah satu prosesor terbaik yaitu Snapdragon dengan keluaran dari Samsung sendiri yaitu Exynos.
Mengenal Snapdragon dan Exynos
Artikel sebelumnya telah membahas Snapdragon secara lebih detail, yang mana prosesor atau chipset dibuat oleh Qualcomm dan telah digunakan pada beberapa lini smartphone Samsung. Sementara Exynos merupakan prosesor atau chipset buatan Samsung sendiri, yang berasal dari Korea Selatan, dan telah digunakan di berbagai produk smartphone Samsung, tablet serta beberapa lini smartwatch. Exynos dibuat hanya untuk produk-produk keluaran Samsung, sementara Snapdragon dapat ditemukan pada merek smartphone lainnya.
Sama seperti Snapdragon, Exynos juga diproduksi untuk beberapa kelas smartphone dari mulai entry-level hingga flagship. Beberapa contoh dari kelas flagship yaitu Exynos 2200 (2022) dan Snapdragon 8 Plus Gen 1 (2021) yang disematkan pada berbagai smartphone flagship seperti Samsung Galaxy S22 series, Samsung Galaxy Z Fold 4, Samsung Galaxy Z Flip 4, dan Samsung Galaxy Tab S8 Series. Keduanya dapat dikatakan sebagai prosesor kelas mumpuni karena penggunaan teknologi fabrikasi 4 nanometer yang mendorong performa smartphone menjadi lebih baik dan efisien. Keduanya sama-sama memiliki octa core (8 core) yang berfungsi untuk mendorong kecepatan prosesor dan dibekali dengan tipe GPU atau graphic processing unit yang berbeda untuk mengolah tampilan grafis pada smartphone, yaitu Samsung Xclipste920 untuk Exynos 2200 dan GPU Adreno 730 untuk Snapdragon 8 Plus Gen 1.
Lebih Baik Snapdragon atau Exynos?
Menurut Samsung sendiri, Exynos memiliki keunggulan dalam hal konsumsi RAM dan baterai. Prosesor atau chipset ini didesain untuk memiliki performa maksimal tanpa mengorbankan daya tahannya karena semi konduktor yang lebih kecil dan pengukuran single core benchmark yang lebih baik. Sementara itu, Snapdragon yang didesain untuk performa lebih tinggi, memiliki keunggulan dari sisi multi-core benchmark. Pemrosesan gambar atau visual pada Snapdragon juga lebih stabil karena menggunakan GPU Adreno. Namun sayangnya, performa tinggi ini membutuhkan RAM yang lebih besar agar dan berkebalikan dengan Exynos, dan lebih banyak memakan daya.
Jika dilakukan komparasi dari segi harga, rasanya Exynos justru lebih mahal untuk performa yang masih dibawah Snapdragon. Contohnya seperti dari Exynos 9611 pada smartphone yang dibandrol harga 2-3 juta rupiah, belum bisa menandingi performa Snapdragon 712 yang memiiki rentang harga serupa. Namun, hal ini tentunya kembali lagi pada keperluan pribadi dari pengguna. Exynos cocok bagi kamu yang hanya menggunakan handphone untuk aktivitas biasa seperti telepon, browsing dan mengakses media sosial ringan seperti Instagram atau Facebook. Sementara Snapdragon menawarkan pengguna lebih dari sekedar aktivitas biasa tetapi juga aktivitas berat seperti gaming yang memerlukan visual dan kecepatan mumpuni.
Setelah mengetahui perbedaannya, apa kamu sudah menentukan handphone yang sesuai dengan kebutuhanmu? Kamu bisa menemukan handphone yang menggunakan kedua prosesor di atas dengan harga yang lebih hemat di Laku6 Marketplace di Tokopedia, Shopee dan Website Beli Laku6. Ada berbagai handphone secondhand asli dan berkualitas yang bisa kamu pilih dan tentunya punya garansi dan proteksi. Jika kamu membutuhkan dana tambahan, kamu bisa menjual handphone lama kamu melalui maujual.com!
Oleh: Annisa Putri Nindya
